Sabtu, 05 November 2011

Kepedihan untuk Kesenangan


Diawal November yang dingin dan basah, terpekur bersama buku pembangkit motivasi pemberian seorang sahabat saat berulang tahun dan aku membaca ini:

Ya Rahiim, gantikan kepedihan ini dengan kesenangan, jadikan kesedihan ini awal kebahagiaan, dan sirnakan rasa takut dan cemas ini menjadi rasa tentram.

Ya Maajid (Maha Mulia), dinginkan kalbu dengan salju keyakinan, dan padamkan bara jiwa dengan air keimanan.

Wahai Rabb, anugerahkan mata yang tak dapat terpejam ini rasa kantuk dariMu yang menentramkan. Tuangkan dalam jiwa yang bergolak ini ketenangan dan kedamaian.
Ya Haadii (Maha Pemberi Petunjuk), tunjukkanlah pandangan yang kebingungan ini kepada cahayaMu. Bimbinglah sesatnya perjalanan ini ke arah jalan-Mu yang lurus. Dan tuntunlah orang-orang yang menyimpang dari jalanMu merapat ke hidayahMu.

Ya Muqtadir (Maha Berkuasa), sirnakan keraguan terhadap fajar yang pasti datang dan memancar terang dan hancurkan perasaan yang jahat dengan secercah sinar kebenaran. Hempaskan semua tipu daya setan dengan bantuan bala tentaraMu.

Ya Ra’uuf, sirnakan rasa sedíh dan duka usirlah kegundahan dari jiwa kami semua.
Kami berlindung kepadaMu dari setiap rasa takut yang mendera. Hanya kepadaMu kami bersandar dan bertawakal. Hanya kepadaMu kami memohon dan hanya dariMulah semua pertolongan. Cukup Engkaulah sebagai pelindung kami, karena Engkaulah sebai-baik Pelindung dan Penolong.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar